Pelajaran ODOP Hari Kesepuluh

Mengikuti one day one post (ODOP) yang diselenggarakan oleh Blogger Muslimah Indonesia sangat bermakna bagi saya. Memasuki hari kesepuluh ini banyak pelajaran yang saya dapat. Saya pun mencoba mengevaluasi sendiri, teman-teman juga boleh banget kok memberikan masukan pada blog ini biar naik kelas. Blog yang bangun-tidur-bangun-tidur ini 😀

Kita mulai dari kekurangan dulu. Usai update post saya biasanya baru menyadari sesuatu eh kok begini ya harusnya begitu. Temans, suka kaya gitu gak sih? Sebelum mem-posting biasanya saya akan preview terlebih dahulu. Setidaknya saya akan menemukan beberapa typo atau kesalahan dalam pengetikan tapi tetap saja seperti yang saya katakan sebelumnya setelah klik publish biasanya tetap merasa ada yang kurang. Sepuluh hari mengikuti tantangan ODOP ini setidaknya berikut point yang kerap membuat saya tidak bisa tidur:

  • Tulisan sering gagal fokus karena terlalu ingin banyak memberi informasi. Rasanya mau di-edit atau dipotong kok sayang, ini penting begitu kira-kira. Tapi setelah dibaca lagi suatu ketika jadi kalimat yang tidak nyambung. Mungkin itulah perlunya kita mendiamkan dulu tulisan sebelum langsung klik publish. Cuma karena dikejar waktu itu biasanya langsung klik publish saja.
  • Kurang mengeksplorasi tema. Banyak tulisan saya yang tidak mendalam. Isi tulisan terlalu general kurang spesifik untuk ide-ide tertentu. Harus lebih banyak rajin membaca dan mencari referensi untuk mengatasi hal ini. Semangat, Kakak!
  • Postingan tidak bertema, setiap hari ganti “acara”. Tidak seperti Mbak April Hamsa yang fokus menulis tentang breastfeeding. Ya, itulah bedanya blogger amatir seperti saya dengan blogger profesional yang sudah tidak diragukan lagi kemampuannya. Saya harus bisa seperti Mbak April.
  • Alasan klasik, kesulitan membagi waktu antara peran ibu rumah tangga dengan dua batita dan menulis. Sebenarnya dipikir-pikir kalau saya memiliki tekad kuat sekeras baja alasan ini tidak akan pernah jadi alasan. Kebiasaan menunda itu harus dienyahkan jauh-jauh. Lalu, saya harus mengurangi porsi tidur di malam hari. Simple banget, kan? Mantapkan niat. Orang sukses itu sedikit tidur, Rin. Seperti kata Beliau Nabi Muhammad SAW, sedikit tidur, sedikit makan, dan sedikit bicara.
  • Inginnya tidak ada posting lomba di waktu ikut ODOP ini tapi dari 10, ada dua postingan lomba. Padahal sejak awal mengikuti ODOP, sudah diniatkan dalam hati agar ODOP bisa meningkatkan produktivitas tulisan. Lagi-lagi, balik ke alasan klasik, kurangnya bisa memanajemen waktu jadi tidak bisa posting lebih dari satu tulisan per hari.
  • suka menulis mepet-mepet deadline. Banyak justifikasi untuk menjawabnya. Tapi saya skip sajalah nanti jadi membenarkan alasan yang seharusnya tidak perlu.

Dua puluh hari berikutnya juga selanjutnya, kekurangan-kekurangan tersebut harus bisa diperbaiki. Sebab, melalui ODOP ini banyak juga manfaat yang saya rasakan. Kebaikan-kebaikan tersebut di antaranya:

  • Menambah teman karena blog walking. Special thanks to Aisyah dan Dian Ravi yang setia mengomentari postingan saya^^
  • Memaksa diri untuk belajar. Setiap tulisan yang saya buat otomatis membuat saya harus mencari referensi sehingga ilmu pengetahuan bertambah setiap hari. Amiin
  • Termotivasi untuk mempercantik tampilan blog. Saat berkunjung ke blog lain, saya jadi malu dengan tampilan blog. Waktu ada kelonggaran saya mengganti tema dan terlihat lebih baik dari sebelumnya.
  • Proses menemukan gaya menulis blog. Saya sudah lama menulis tapi tidak konsisten mungkin itulah tulisan saya tidak ada gayanya. Beberapa hari menulis konsisten saya merasa-rasa oh saya nyaman menulis begini. Gaya menulis adalah proses. Karenanya harus ajeg menulis.

Masih ada sepuluh hari kedua dan sepuluh hari ketiga. Semoga bisa lebih baik dan tujuan mengikuti program ODOP terpenuhi. Semangat konsisten dan disiplin ngeblog. Kalau Temans pelajaran apa yang sudah didapat dari mengikuti ODOP yang sukses bikin otak muter mencari ide setiap hari ini? Sharing ya…

#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia

4 pemikiran pada “Pelajaran ODOP Hari Kesepuluh

  1. Semangat ODOP nya, MbaK..Saya ragu-ragu mau ikutan kemarin. hihihi..Btw, setuju sama preview itu. Karena seringkali, ada teman blogger yang kontennya bagus tapi nulisnya seperti terburu-buru..Jadi salah ketik di sana-sini. Sayang sekali. 🙂

Silakan meninggalkan jejak. Insya Alloh saya kunjungi balik^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.