Kisi-kisi TWK – Butir Butir Pancasila & Contoh Soal HOTS

Tahun kemarin waktu belajar Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) untuk materi butir-butir Pancasila aku agak ke-skip. Padahal memahami butir-butir Pancasila ini menurutku penting dalam menjawab soal tentang pengalaman Pancasila. Apalagi kan suka mirip-mirip ya.

Karena butuh pemahaman dan kadang menyepelekan itu makanya mungkin dulu mata kuliah Pancasila ku dapat nilai B, padahal untuk mata kuliah kewarganegaraan dapat nilai A.

Kuncinya sih kalau menurutku, jangan menyepelekan pertama dan baca dengan seksama/hati-hati.

Walaupun jumlah soal TWK di soal CAT CPNS hanya 30 soal paling sedikit dengan ambang batas 50% nilai TWK yaitu dengan nilai minimum 75 (tahun 2019, jumlah soal 35, PG 70)*, tetap jangan nggampangin. Karena kurang memenuhi 1 poin pun kita akan dianggap gagal lulus Tes Kompetensi Dasar (TKD) meski misal Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) kita memperoleh nilai maksimal.

Cusss…

BUTIR BUTIR PANCASILA merupakan hasil interpretasi atau penjabaran atas 5 Pancasila yang tercantum dalam pembukaan dari paragraf ke-4 UUD NRI 1945. Melalui Ketetapan MPR No. II/MPR/1978, 36 butir-butir Pancasila yang disebut juga dengan Eka Prasetia Pancakarsa lahir.

Kemudian melalui Ketetapan MPR No. I/MPR/2003, 36 butir butir Pancasila dicabut, ditambah dan diubah menjadi 45 butir-butir Pancasila dengan harapan munculnya kehidupan konstitusi yang lebih baik ke depannya.

45 BUTIR BUTIR PANCASILA

Butir-Butir Pancasila Sila Satu “Ketuhanan Yang Maha Esa” berjumlah 7 butir dari sebelumnya 4 butir

  1. Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketakwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa
  2. Manusia Indonesia percaya dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerja sama antar pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang MahaEsa
  4. Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
  5. Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa
  6. Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing
  7. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain

Butir-Butir Pancasila Sila Dua “Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab” berjumlah 10 butir dari sebelumnya 8 butir

  1. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan YME
  2. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak, dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedaan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya
  3. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia
  4. Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa slira
  5. Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain
  6. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan
  7. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan
  8. Berani membela kebenaran dan keadilan
  9. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia
  10. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain

Butir-Butir Pancasila Sila Tiga “Persatuan Indonesia” berjumlah 7 butir dari sebelumnya 5 butir

  1. Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan
  2. Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa jika diperlukan
  3. Mengembangkan rasa cinta tanah air dan bangsa
  4. Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia
  5. Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial
  6. Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika
  7. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa

Butir-Butir Pancasila Sila Empat “Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Permusyawaratan/Perwakilan” berjumlah 10 butir dari sebelumnya 8 butir

  1. Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama
  2. Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain
  3. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama
  4. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan
  5. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah
  6. Dengan iktikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah
  7. Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan
  8. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur
  9. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggung jawabkan secara moral kepada Tuhan YME, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama
  10. Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melakukan permusyawaratan

Butir-Butir Pancasila Sila Lima “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia” berjumlah 11 butir dari sebelumnya 12 butir

  1. Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan
  2. Mengembangkan sikap adil terhadap sesama
  3. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban
  4. Menghormati hak orang lain
  5. Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri
  6. Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain
  7. Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah
  8. Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum
  9. Suka bekerja keras
  10. Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama
  11. Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial

Lebih baik tidak dihafal ya karena selain makan waktu, menghafal itu sifatnya jangka pendek. Sebaiknya dipahami hehe… Misalnya sila ke satu lebih ke hubungan dengan Tuhan, sila kedua dengan manusia, sila ketiga nasionalisme, keempat pengambilan keputusan dan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi/golongan, dan sila ke lima rasa keadilan dan gotong royong. Atau kembali lagi kepada cara Teman-teman memahami dan mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Insya Alloh, tidak akan bingung dalam memilih jawaban nanti.

Contoh Soal TWK HOTS berkaitan dengan Implementasi Pancasila

Penggunaan teknologi demi kepentingan kelompok tertentu bahkan sampai menyudutkan atau mengecilkan keanekaragaman di Indonesia adalah sikap yang bertentangan dengan semangat Pancasila, khususnya sila…

A. Kesatu
B. Kedua
C. Ketiga
D. Keempat
E. Kelima

Pembahasan: kata kunci demi kepentingan kelompok tertentu (saya cetak tebal) bertentangan dengan sila ketiga, butir kesatu: Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan*

Semoga membantu dan bermanfaat ya. G’Luck^^

Baca juga: Tips Lolos Passing Grade

Baca juga: Implementasi Pancasila 

*update 2 Desember 2019

Silakan meninggalkan jejak. Insya Alloh saya kunjungi balik^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.