Tuah Corona di Hari Bumi

Hi Buddies,

Tak selamanya apa yang kita anggap buruk itu selalu jelek. Boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu hal tapi hal tersebut adalah yang terbaik bagimu.

Kita semua sepakat jika mewabahnya Virus Corona ke seluruh penjuru dunia hingga menjadi pandemi adalah tragedi kemanusiaan. Covid 19 telah menginfeksi 2.494.91, korban meninggal 171.249 per 21 April 2020 pukul 20.25 WIB di seluruh dunia termasuk Indonesia. Aktivitas belajar mengajar di sekolah terpaksa berhenti sejenak berganti sekolah daring tak terkecuali Kakak, anak saya. Pabrik-pabrik mengurangi jumlah karyawannya. Sektor ekonomi terguncang dan masih banyak dampak lainnya.

Selalu ada hikmah dibalik setiap musibah.

Corona membuat bumi rehat sejenak. Selama ini planet kita telah terlalu berat menanggung sendiri bebannya. Eksploitasi dan aktivitas manusia sedikit banyak membuat luka di sana-sini. Pertambangan, penggundulan hutan, polusi pabrik, pencemaran laut, kurang diimbangi aksi nyata menjaga bumi dari kerusakan. Bukan tidak ada tapi masih belum sebanding dengan apa yang bumi beserta kekayaannya telah dilimpahkan bagi kehidupan manusia.

 

Kualitas Udara Membaik

Jakarta bisa menjadi tolok ukur di Indonesia. Catatan Mongabay menyebutkan jika kebijakan social distancing membuat kualitas udara di ibukota berkategori baik sejak 28 tahun terakhir. Nilai Partikulat (PM2,5) udara rata-rata sebesar 18,46 μg/m3. Hal ini berarti sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara.

eci-penutupan jalan di kota bandung 3

Penutupan jalan di Kota Bandung di masa pandemi Corona menyebabkan kualitas udara membaik (Foto: Darma Legi)

Detik News menulis di Bandung, rata-rata kualitas udara berkategori baik dalam rentang 0-50 daripada sebelumnya yang berada dalam kategori sedang. Kualitas udara baik artinya tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika.

Tiongkok melaporkan jumlah rata-rata “hari dengan udara berkualitas baik” meningkat 21,5 persen pada Februari 2020 dibandingkan Februari 2019. Emisi karbondioksida per 1 Maret 2020 turun setidaknya 25 persen. Penurunan konsumsi batubara untuk pembangkit listrik hingga 36 persen per Maret 2020. Hanya dalam dua bulan, penurunan tingkat polusi di Tiongkok telah menyelamatkan nyawa 4.000 balita dan 73 ribu manula (diatas 70 tahun).

Lalu lintas yang berkurang 35 persen di jalanan New York, Amerika Serikat menyebabkan emisi karbonmonoksida turun hingga 50 persen. Di London tingkat polusi dari 96 pada Hari Minggu menjadi hanya 20 pada Hari Senin. Biasanya, Hari Senin polusi udara London lebih tinggi dari akhir pekan.

Pembatasan perjalanan, berkurangnya kepadatan lalu lintas di seluruh dunia memberi kesempatan pada bumi untuk memulihkan dirinya.

Time to Wildlife

Di Chicago, Amerika Serikat petugas kebun binatang melepaskan pinguin di luar kandang. Sepinya pengunjung membuat pinguin bisa jalan-jalan ke akuarium ikan. Ikan-ikan berenang di kanal-kanal Venesia yang jernih karena berkurangnya lalu lintas kapal/gondola. Di Nara, Jepang terlihat sekumpulan kijang memasuki perfektur sambil mencari-cari makanan tanpa takut dengan kehadiran manusia.

Peristiwa ini seharusnya menjadikan manusia sadar bahwa ia tidak hidup sendiri di bumi. Ada hidupan liar, satwa, tumbuhan lain yang menggantungkan hidupnya juga pada bumi. Jika habitat mereka semakin dipersempit maka akan terus menjadi konflik antara manusia dengan hewan. Padahal nenek moyang hidup berdampingan dengan damai bersama alam seisinya.

Iklim Bumi Membaik

Screenshot_2020-04-21-20-43-07

Gambar diambil dari Mongabay

Seiring kualitas udara yang membaik, dikutip dari Holamigo lapisan ozon terus menyembuhkan diri. Perubahan aliran udara yang lebih baik mengalir di permukaan bumi akan mempengaruhi suhu dan curah hujan yang dapat merubah suhu laut dan konsentrasi garam.

Tuah Corona tersebut menjadi kado yang indah di Hari Bumi 2020. Namun, jangan berhenti ketika Covid 19 berlalu. Pandemi ini harus bisa menjadi tonggak agar kita semakin bersahabat dengan bumi. Menjaga dan melestarikannya demi masa depan.

Selamat Hari Bumi!

Referensi:

Belajar di Rumah dan WFH Bikin Kualitas Udara di Bandung Baik. www.detik.com

Ketika Bumi “Istirahat” Gegara Corona: Langit Biru Terlihat di Tiongkok dan Beningnya Air Terpancar di Venesia. www.mongabay.co.id

Setelah 28 Tahun, Kualitas Udara di Jakarta Membaik. www.mongabay.co.id

Silakan meninggalkan jejak. Insya Alloh saya kunjungi balik^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.