Memasak Bareng Si Kecil

Hai Bunda Buddies,

Suka riweuh ga sih saat kita memasak tiba-tiba si kecil datang dan bikin “rusuh”. Ibu masak apa, aku yang mengaduk ya, coba lihat, dan serangkaian kalimat bertubi-tubi lainnya yang spontan keluar dari rasa ingin tahunya. Daripada berpikir ini anak kok mengganggu, saya pun melibatkannya dalam setiap memasak.

Ini bisa menjadi kegiatan seru saat bulan Ramadhan apalagi si kecil suka ikut sahur dan berbuka. Apalagi tahun ini Kakak mulai mengenal konsep-konsep puasa. Dari belajar menahan lapar, belajar doa berbuka puasa. Dia pun semakin antusias.

Melibatkan anak saat memasak, saya percaya banyak sekali manfaatnya. Setidaknya sejak kecil ia “berteman” dengan dapur. Ia tahu prosesnya dan tidak sekedar makan. Jangan seperti saya, yang baru kenal baik dengan dapur saat sudah berumah tangga.

Memasak katanya adalah seni. Karena dalam prosesnya kita dituntut berpikir untuk meracik aneka bumbu dan bahan agar menciptakan rasa yang pas. Seperti halnya proses kreatif memasak, dengan si kecil ikut memasak maka kreativitasnya pun akan bertambah.

Selain itu, daya ingatnya dituntut untuk belajar hal-hal baru. Seperti jenis-jenis bumbu, sayur, lauk pauk. Pengetahuannya pun bisa meningkat ya, Bunda.

Saya suka melibatkan Kakak saat memasak, misalnya memberinya kesempatan untuk mengaduk telur. Setelah itu, saya akan memujinya. Dia merasa dihargai yang akan meningkatkan kepercayaan dirinya.

Hal-hal dasar seperti itu saya rasa akan berpengaruh dalam mengembangkan potensi prestasinya dan kesuksesannya kelak. Tumbuh menjadi anak mandiri, kreatif, dan percaya diri memberinya peluang lebih besar untuk mencapai cita-citanya.

IMG_20200406_105139~2

Nah, agar memasak bareng si kecil tetap berjalan lancar, berikut tips dari saya:

Ambil waktu yang agak panjang

Jika estimasi memasak satu jam, kita bisa memulai setengah jam lebih awal. Hal ini bisa kita gunakan untuk memberi pemahaman kepada si kecil maupun memberi waktu si kecil untuk praktek. Sehingga kita memasak tetap santai dan tidak terburu-buru.

Jauhkan benda-benda berbahaya

Setelah memotong singkirkan dahulu pisau yang tajam agar tidak melukai si kecil. Peralatan memancing yang panas harus segera disingkirkan.

Menghindari peralatan yang terbuat dari beling

Kalau terpaksa menggunakannya, jauhkan benda-benda yang rentan pecah karena berbahaya jika tersenggol.

Tetap mengawasi saat anak berada dekat kompor

Biasanya saya akan menggendong si kecil untuk melihat masakan yang sedang di atas kompor. Hal ini menghindarkan dari dia yang berjinjit-jinjit. Setelah itu, saya akan mengarahkannya menjauh dari kompor.

Foto hasil karyanya

Usai memasak kita bisa mengambil gambar masakannya. Dia bakal makin bangga deh.

Kalau Bunda Buddies suka mengajak anak memasak bareng tidak?

Semoga bermanfaat ya 🙂

Silakan meninggalkan jejak. Insya Alloh saya kunjungi balik^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.