Tema Perjalanan Tak Pernah Usang

Tema blog yang disukai?

Apa ya? Kalau saya pribadi meski sudah berjubal jumlahnya tetap tema perjalanan adalah yang paling menarik. Sebab, pengalaman perjalanan setiap orang kan masing-masing dan tidak mungkin sama walaupun mungkin mereka pergi bersama. Bahkan, saat kita kembali ke tempat yang sama cerita pun akan berbeda.

Perjalanan dibutuhkan bagi siapapun dan tak mengenal batas usia. Namun tak sekedar cerita menginap dimana, budget berapa, bagaimana aksesnya, tapi blogger/penulis yang mampu mengulik sejarah destinasi yang ia kunjungi.

Walaupun saya suka tema tersebut tapi di blog ini malah jarang dikupas. Sebab, untuk cerita perjalanan biasanya saya tulis sebagai kontributor untuk media lain. Namun, akhir-akhir ini baru berusaha memindahkan tulisan tentang perjalanan tersebut ke blog yang ga jelas niche-nya ini hehe…

Kali Oyo menjadi saksi bisu kejayaan kayu jati di Jawa pada masanya

Baca juga: Bukan “Amazon”, Ini Kali Oyo – Kebun Buah Mangunan

Saya suka dengan tema ini sejak membaca buku “99 Cahaya di Langit Eropa” karya Hanum Rais, sekitar tahun 2012. Bahkan saking sukanya dengan buku ini, saya sampai tidak berpikir dua kali untuk membeli buku ber-cover baru-nya saat difilmkan hoho… —Btw, tidak usah dipusingkan kontroversi-nya di tahun politik ini ya–. Bahas saja bukunya. Lewat karyanya tersebut tersirat bahwa setiap perjalanan mesti menambah pengetahuan dan memiliki hikmah serta tentu saja semakin mensyukuri karunia Alloh SWT lewat segala penciptaan-Nya.

Boleh baca juga: Menemukan Makna Keluarga di Tanah Dayak

Sejak saat itu, saya menyukai bacaan-bacaan termasuk blog yang bertema perjalanan tapi tak menjual nilai perjalanan itu sendiri. Biasanya setelah membaca blog yang saya sukai akan langsung share dengan tombol tweet atau tombol sharing apa yang tersedia, selain untuk membantu promosi bagi pemilik blog, bagi saya sendiri tak kesusahan jika ingin membacanya lagi.

Saya sendiri masih harus belajar untuk menulis yang demikian. Sebab untuk menulis yang kaya harus banyak membaca, tidak sungkan berbicara dengan orang asing di tempat asing (baca: penduduk lokal), jeli, dsb.

Buku bagus juga ini: Review Book: Istanbul; Kenangan Sebuah Kota by Orhan Pamuk (pemenang nobel sastra 2006)

Untuk tema perjalanan ini saya suka junantoherdiawan.com, meski beliau ini sepertinya bukan blogger fulltime ya tapi lebih ke ekonom tapi catatan perjalanannya selalu ada yang baru dan membekas begitu kita membacanya. (dalam hati pingin banget seperti itu, jangan habis manis sepah dibuang-habis baca menguap haha…)

Ohya kalau belum mengenal Junanto Herdiawan, beliau juga pengarang buku B-Shocking Japan dan buku traveling lainnya serta terkenal dengan gaya levitation-nya, foto dengan gaya terbang itu. Cek saja instagramnya @junantoherdiawan.

Kalau Teman-teman mau merekomendasikan blog atau buku tentang tema perjalanan yang seru boleh banget lho. Ditunggu komentarnya ya 🙂

Grafis instagram @bloggerperempuan
Grafis quote dibuat dengan canva
Foto koleksi pribadi

2 pemikiran pada “Tema Perjalanan Tak Pernah Usang

Silakan meninggalkan jejak. Insya Alloh saya kunjungi balik^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.