Semakin “Taqarrub Illallah” Puasa di Masa Pandemi

“Saat berpuasa adalah waktu yang tepat bagi kita untuk meningkatkan taqarrub illallah atau mendekatkan diri kepada Allah sekaligus melakukan muhasabah atau introspeksi diri untuk menjernihkan hati dan pikiran.” — Kiai Ma’ruf Amin.

Desain grafis by Canva

Alhamdulillah, saya bisa berjumpa kembali dengan bulan Ramadan 1443 H. Bulan mulia penghapus dosa yang di dalamnya terdapat malam lailatul qodar. Walaupun di awalnya ada sedikit drama perbedaan awal puasa. Toh, semuanya berjalan lancar. Kemudian, yang saya syukuri adalah meskipun ini adalah tahun ketiga di masa pandemi Corona, namun semua telah membaik. Kelonggaran-kelonggaran seperti diperbolehkan salat tarawih berjamaah di masjid dan ngabuburit semakin menambah Ramadan yang berkesan.

Pembatasan yang telah direlaksasi meskipun harus tetap melaksanakan protokol kesehatan membuat menjalani ibadah menjadi kian bersemangat. Beberapa waktu lalu saya membaca artikel terkait Ramadan yang disampaikan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin. Ada beberapa point yang saya garisbawahi di antaranya sudah saya cuplikan di atas.

Di antara amalan taqarrub illallah atau mendekatkan diri kepada Allah yang bisa dilakukan di Ramadan tahun 2022 ini yaitu:

  • Memperbanyak ibadah, taubat, istighfar, dzikir, dan membaca shalawat Nabi.
  • Senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar diberikan perlindungan dan keselamatan dari musibah dan marabahaya dalam rangka daf’i al-bala’ atau menolak bala, khususnya dari pandemi Covid-19.
  • Memahami jika berpuasa bukan sekadar menahan diri dari makan dan minum. Namun lebih dari itu, di dalamnya terkandung makna tentang penghambaan kepada Allah, keteladanan Rasulullah, pengorbanan, dan keikhlasan.
  • Mengeluarkan sedekah dan zakat. Sebab momentum begitu tepat, jangan menjadikan bulan Ramadan sebagai bulan yang lebih konsumtif tapi bulan keprihatinan.
  • Ramadan juga merupakan waktu yang tepat bagi umat Islam melakukan penguatan solidaritas kemanusiaan. Momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah.

Saya sendiri berharap puasa di masa pandemi tetap diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankannya. Terhindar dari segala macam penyakit dan virus begitu juga keluarga. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga hati ini agar tetap istiqomah dalam kebaikan. Aamiin…

Bahan bacaan:

Tiga Kali Ramadan Saat Pandemi, Wapres: InsyaAllah Akan Semakin Lebih Baik dikutip dari Republika, Sabtu 02 April 2022

Silakan meninggalkan jejak. Insya Alloh saya kunjungi balik^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.